Tips Memblokir Situs Porno di BlackBerry

Jika konten pornografi tidak diblokir, pemerintah akan memblokir layanan browsing internet lewat BlackBerry.

Jalan Tol Bisa Hasilkan Listrik

Jalan tol nantinya tak hanya berfungsi sebagai jalur kendaraan berlalu lalang dengan cepat. Seorang arsitek asal Swedia mengusulkan agar jalan bebas hambatan juga dimanfaatkan sebagai penghasil listrik.

Robot Pun Bisa Internetan

Sekelompok ahli robot di University of Technology di Eindhoven, Belanda, mengembangkan internet khusus untuk robot yang dinamakan RoboEarth. Sistem ini sejenis database online yang memungkinkan para robot bisa belajar dan saling berbagi informasi.Layaknya manusia, nantinya robot bisa mengunduh berbagai instruksi yang diperlukannya, atau mengunggah informasi yang bisa dijadikan bahan pembelajaran bagi robot lainnya di RoboEarth.

12 Tips Wajib agar Aman Bertransaksi e-Banking dan Kartu Kredit Online

Bertransaksi e-banking ataupun e-commerce memang mengasyikkan. Tanpa harus kuatir terjebak parahnya kemacetan lalu lintas, jual-beli aneka barang bisa kita lakukan secara online.

4 Situs 'Pengganti' Photoshop

Untuk keperluan olah gambar, tak selalu harus menggunakan piranti lunak ala Photoshop. Berikut adalah 4 situs web yang bisa digunakan sebagai 'pengganti' Photoshop.

Tuesday, October 16, 2018

UBSI PSDKU Tasikmalaya Meriahkan Oktober Festival 2018

Rate this posting:
{[['']]}

Mahasiswa UBSI PSDKU Tasikmalaya ikut serta meriahkan peringatan hari jadi Kota Tasikmalaya.

REPUBLIKA.CO.ID, TASIKMALAYA -- Universitas Bina Sarana Informatika Program Studi Diluar Kampus Utama (UBSI PSDKU) Tasikmalaya, mengikuti Karnaval Budaya Jenis Jampana pada perhelatan Tasikmalaya Oktober Festival (TOF) 2018.

TOF 2018 yang dihelat di Tasikmalaya, Jawa Barat, 13 – 16 Oktober 2018. Kegiatan ini merupakan peringatan hari jadi Kota Tasikmalaya.

Siaran pers UBSI yang diterima Republika.co.id, Senin (15/10) menyebutkan, TOF tahun ini dirangkai dengan berbagai kegiatan, antara lain  Pameran Tasik Kreatif, Tasikmalaya Food Culinary,  dan Muslim Fashion Show. Selain itu,  Gelar Budaya atau Helaran Budaya yang terdiri dari Tasik Fahion Show Carnaval dan Tasik Jampana Carnaval. TOF tahun ini juga dihadiri  delegasi dari Jepang.

Kepala Kampus UBSI PSDKU Tasikmalaya, Agung Baitul Hikmah mengatakan, tahun ini konsep UBSI PSDKU Tasikmalaya mengikuti pagelaran sejalan dengan konsep transformasi BSI menjadi Universitas Bina Sarana Infomatika (UBSI).

“Pagelaran tahun ini istimewa bersamaan dengan transformasi UBSI. Warga kota Tasikmalaya sebelumnya mengenal BSI, tetapi mulai saat ini akan terbiasa dengan BSI Tasikmalaya yang telah berubah menjadi universitas,” kata Agung.

Agung menambahkan, memanfaatkan konsep budaya Sunda yang dipadukan dengan tema pemanfaatan teknologi informasi, mahasiswa UBSI PSDKU Tasikmalaya memakai dudukuy yang terbuat dari anyaman panama yang merupakan salah satu kerajinan khas Kota Tasikmalaya. Selain itu, mahasiswa UBSI PSDKU Tasikmalaya menampilkan pertunjukan angklung, robot serta tarian khas Sunda.

“Pada perhelatan ini, UBSI PSDKU Tasikmalaya tidak hanya ikut serta langsung dalam memperingati hari jadi Kota Tasikmalaya tetapi juga ikut serta dalam melestarikan kebudayaan lokal suku Sunda, terutama di kota Tasikmalaya. Selain itu juga memperkenalkan wajah baru dari BSI Tasikmalaya yang telah bertransformasi menjadi UBSI PSDKU Tasikmalaya kepada pemerintah dan warga kota Tasikmalaya,” kata Agung.

Sumber : Republika.co.id

Monday, September 17, 2018

AMIK BSI Jadi Universitas

Rate this posting:
{[['']]}



TASIK – Setelah 30 tahun menyandang sebagai Akademi, kampus Bina Sarana Informatika (BSI) kini telah berubah menjadi Universitas. Termasuk AMIK BSI Tasikmalaya yang berubah menjadi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus PSDKU Tasikmalaya.

Hal ini diungkapkan Kepala Kampus UBSI Tasikmalaya Agung Baitul Hikmah SKom MKom saat kegiatan Ormik Mahasiswa Baru di Aula BSI Jalan Tanuwijaya Kota Tasikmalaya Sabtu (15/9).
“Perubahan status ini merupakan penggabungan 21 perguruan tinggi yang ada di BSI. SK Universitas ini diterima Minggu (16/9),” kata Agung. Setelah penggabungan ini, BSI hanya punya tiga perguruan tinggi, yakni Universitas Bina Sarana Infromatika Jakarta, Universitas BSI Bandung dan STMIK Nusa Mandiri.

Penggabungan perguruan tinggi BSI sehingga menjadi universitas merupakan implementasi kebijakan Kemenetrian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) serta menjadi kesiapan BSI dalam menghadapi era revolusi industri 4.0.

“Perubahan menjadi Universitas BSI juga sebagai salah satu langkah BSI menjadi perguruan tinggi terbesar dengan akreditasi baik. Selain itu sebagai upaya BSI dalam meningkatkan kualitas sistem pendidikan serta kompetensi lulusannya,” katanya.
Perubahan ini akan memberikan manfaat kepada seluruh civitas, baik dosen, mahasiswa maupun lulusannya. “Beberapa program studi pun berubah namanya sesuai nomenklatur Kemenristekdikti. Salah satunya prodi D3 Manajemen Informatika menjadi D3 Sistem Informasi,” ujarnya.
Sementara itu Agung mengatakan, menyambut mahasiswa baru UBSI Tasikmalaya pada tahun ini kembali menggelar Orientasi Akademik (Ormik) dan Seminar Motivasi (Semot) di Aula BSI Sabtu-Minggu (15-16/9).

“Ormik ini bertujuan memberikan informasi kepada mahasiswa baru mengenai sistem pembelajaran dan lingkungan kampus,” katanya. Adapaun Semot, kata ia, bertujuan memberikan motivasi kepada mahasiswa agar memiliki semangat yang tinggi dalam menempuh pendidikan, membentuk kepribadian yang mandiri dan mengasah soft skill.

Dalam acara tersebut pihaknya juga mengundang narasumber dari luar kampus di antaranya Kepala BNN Kota Tasikmalaya Tuteng Budiman yang menyampaikan materi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba. Hadir pula pemateri Kanit Bintibmas Polresta Kota Tasikmalaya Aiptu Sugeng Hartanto yang menyampaikan materi tentang bahaya radikalisme. (na)

Sumber : RadarTasikmalaya.com

Wednesday, September 05, 2018

Jurnal Ekonomi Manajemen Volume 4

Rate this posting:
{[['']]}

ANALISIS DAMPAK PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL TERHADAP PRESTASI AKADEMIK PELAJAR TINGKAT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA  


Media sosial merupakan salah satu bukti perkembangan teknologi dunia. Jenis media sosial yang
paling banyak digunakan adalah facebook, instagram, youtube dan yang lain sebagainya. Situs media
sosial yang semakin mudah dibuka, membuat pengguna lebih sering menghabiskan waktunya untuk
membuat jejaring sosial yang mereka miliki. Tidak hanya para remaja dan orang tua, tetapi para pelajar tingkat SD, SMP pun telah mahir membuka dan menggunakan situs jejaring sosial. Penelitian ini dilakukan di Sekolah Menengah Pertama Negeri 6 Kota Tasikmalaya dengan data penelitian tahun
ajaran 2017/2018 dan data hasil kuesioner yang telah disebar kepada siswa siswi SMP Negeri 6 Kota
Tasikmalaya. Dari data yang didapatkan tersebut dilakukan uji prasyarat analisis yaitu pengujian
normalitas data dengan menggunakan uji Kolmogorov Smirnov. Sedangkan untuk pengujian hipotesis, metode analisis yang digunakan adalah Metode Korelasi Rank Spearman yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari media sosial terhadap prestasi akademik siswa. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan uji dua pihak (Two Tail Test). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai correlation coefisien (�) adalah 0,960 atau 96% dan sig 0.00 � 0.05. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang sangat kuat antara media sosial (facebook dan instagram) terhadap prestasi akademik siswa SMP Negeri 6 Kota Tasikmalaya.

Kata Kunci: media sosial, facebook, instagram, prestasi akademik.

Monday, July 09, 2018

Kembali Gelar Pengabdian Masyarakat, Dosen BSI Tasik Ajarkan Internet Sehat

Rate this posting:
{[['']]}

Kembali Gelar Pengabdian Masyarakat, Dosen BSI Tasik Ajarkan Internet Sehat

KOTA TASIKMALAYA (CM) – Dosen Bina Sarana Informatika (BSI) Tasikmalaya kembali mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat. Kali ini bertempat di Kelurahan Purbaratu Kecamatan Purbaratu Kota Tasikmalaya, Minggu (06/05/2018, kemarin. Dalam kesempatan itu, para dosen melakukan kegiatan-kegiatan positif mulai dari pelatihan, pemanfaatan barang bekas, dan seminar.
Salah satu Dosen AMIK BSI Tasikmalaya, Tuti Alawiyah ST, M.Kom, mengatakan, dirinya ingin berpartisipasi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. “Kami ingin masyarakat, lebih bisa meningkatkan kehidupannya di era digital ini,” harapnya.

Tuti menyebut, kewajiban dosen di antaranya melakukan pengabdian masyarakat dan hal itu yang mendasarinya bersama para dosen lainnya melakukan kegiatan tersebut. Masyarakat setempat diajarkan bagaimana cara menggunakan internet sehat yang dipaparkan Tuti dalam bentuk seminar.
Selain mengenai teknologi, lanjut Tuti, masyarakat pun lebih diingatkan akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Karena, katanya, sungai dan hutan di desa masih asri juga merupakan sumber daya alam yang akan membantu menopang penghasilan mereka. Dirinya mengaku senang dan merasa lebih berguna untuk orang lain.

“Saya sangat senang, terlebih ini merupakan kewajiban setiap manusia harus saling bahu membahu dan tolong menolong dalam hidup bermasayarakat,” imbuhnya.

Sedikit harapan terlontar dari salah satu peserta, yaitu Yani. Dia mengungkapkan, sangat menyambut baik kehadiran dari para dosen BSI. Yani juga menginginkan kegiatannya terus berlanjut guna lebih meningkatkan pengetahuan dan keahlian masyarakat khususnya di bidang teknologi. (Rifqi)

Sumber : CakrawalaMediaOnline

Monday, May 21, 2018

BSI Ajak Warga Melek Teknologi

Rate this posting:
{[['']]}



TASIK – Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat AMIK BSI Tasikmalaya melaksanakan pengabdian masyarakat di Imbanagara Kabupaten Ciamis. Pengabdian masyarakat ini menjadi salah satu cara mentransfer pengetahuan untuk menyelesaikan permasalahan di masyarakat.

”AMIK BSI Tasikmalaya berkomitmen untuk memberikan solusi atas permasalahan yang dihadapi masyarakat Imbanagara, Ciamis. Salah satunya mengajak masyarakat untuk lebih melek teknologi, sesuai dengan tema pengabdian masyarakat tahun ini, yakni Pemanfaatan Tekhnologi Informasi untuk Kepentingan Desa,” tutur Ketua pelaksana kegiatan Dra Yani Sri Mulyani MM Jumat (4/5).

Dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini, terang Yani, AMIK BSI menyajikan pelatihan internet sehat, pemanfaatan rekaguna barang bekas, pelatihan design grafis dan photography.

Selain pelatihan, pihaknya juga melaksanakan kegiatan berbagi sembako murah. Dalam kegiatan ini mahasiswa BSI dilibatkan. “Di awal kegiatan, mahasiswa kami ikut sertakan dalam memberikan pelatihan photography bagi pemuda-pemudi karang taruna,” terang Yani.

Dia menuturkan masyarakat dan pemuda-pemudi Desa Imbanagara Kabupaten Ciamis sangat antusias dalam kegiatan itu. Seperti yang dikatakan Kepala Desa Imbanagara Trisyanto. Dalam sambutannya dia mengatakan pengabdian yang dilaksanakan AMIK BSI Tasikmalaya sangat bermanfaat bagi warga setempat. (ais)

Sumber : RadarTasikmalaya.com

Tuesday, May 15, 2018

Jurnal Tekno Intensif Vol 11

Rate this posting:
{[['']]}

SISTEM PAKAR MENDETEKSI PERMASALAHAN KOMPUTER DARI BEEP BIOS DENGAN METODE FORWARD CHAINING  


Abstrak

ABICOM yang merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang pelatihan,
penjualan dan
service komputer sering mendapat kasus dimana pelanggan ingin
memperbaiki komputer mereka. Dalam prosesnya para teknisi sering mengalami
kendala karena proses penelusuran permasalahan komputer di ABICOM masih dilakukan
secara manual,untuk itu dibuatlah sistem pakar yang akan membantu teknisi melakukan
perbaikan computer lebih cepat dengan metode forward chaining sehingga dapat
diketahui rule-rule khusus dari gejala bunyi beep BIOS yang diketahui, sehingga
pelanggan tidak memerlukan waktu yang lama untuk memperbaiki komputer mereka
yang bermasalah.

Jurnal Technoper Vol. 2

Rate this posting:
{[['']]}

APLIKASI HAK WARIS BERDASARKAN SYARIAT ISLAM BERBASIS ANDROID

Abstrak— Harta warisan adalah sesuatu yang ditinggalkan oleh orang yang telah meninggal, baik berupa uang atau materi lainnya yang dibenarkan oleh syari’at islam untuk diwariskan kepada ahli warisnya. Banyak orang muslim yang tidak memahami bagaimana cara pembagian harta waris menurut syari’at islam. Cara pembagian harta waris yang dianggap cukup rumit dan jarangnya para ahli ilmu faraidh (waris) menyebabkan banyaknya muslim yang tidak menggunakan pembagian waris secara syari’at islam. Pembagian hak waris yang tidak sesuai dengan syari’at islam bertentangan dengan Al-Qur’an sebagai panduannya orang islam. Untuk memecahkan masalah ini, peneliti membuat aplikasi mobile dengan sistem operasi android. Aplikasi berbasis android ini menyediakan fasilitas yang berisi mengenai materi waris, perhitungan, dan data ahli waris beserta bagiannya. Pembagian waris dibagi dalam tiga langkah. Pertama akan ditanyakan adalah jumlah harta dan hak yang harus dipenuhi, kedua inputan data ahli waris, dan ketiga menampilkan hasil perhitungan yang sesuai dengan aturan-aturan dalam waris Islam. Dengan aplikas ini akan memudahkan pengguna dalam melakukan perhitungan dalam pembagian harta waris secara otomatis

Kata kunci — aplikasi berbasis android, harta waris 

Saturday, April 14, 2018

Pengabdian Masyarakat Senat dan LPPM AMIK BSI Tasikmalaya

Rate this posting:
{[['']]}

Sebagai mahasiswa, sudah sewajarnya kita turut serta aktif mengabdi (kepada) masyarakat. Pengabdian (kepada) Masyarakat sendiri merupakan salah satu dari tri dharma perguruan tinggi selain pendidikan dan penelitian. Dari tri dharma perguruan tinggi ini kita bisa menyimpulkan bahwa pengabdian (kepada) masyarakat ini setara wajibnya dan sama wajarnya diselenggarakan oleh perguruan tinggi, seperti halnya pendidikan dan penelitian.

Berhubungan dengan hal tersebut organisasi SENAT bekerjasama dengan LPPM AMIK BSI Tasikmalaya mengadakan pengabdian masyarakat dengan tema "Berbagi Sebuah Inspirasi" dimana lokasinya bertempat di Ds. Wakap Kec. Bantarkalong Kab. Tasikmalaya. Acaranya sendiri berlangsung selama 5 hari (24-28 Januari 2016).

Ketua SENAT AMIK BSI Tasikmalaya Nurul Fikri Haikal selaku ketua pelaksana kegiatan menyatakan “kegiatan ini merupakan pengamalan dari pembukaan UUD 1945 yaitu “mencerdaskan kehidupan bangsa” dan dari pancasila sila ke 5 yaitu “keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia” dengan tujuan supaya mahasiswa dapat belajar tentang kehidupan bermasyarakat, kemandirian, dan berbagi, juga membangun sumber daya manusia yang kreatif, positif, dan inovatif yang diharapkan mampu menularkan dan membawa perubahan terhadap masyarakat khususnya anak-anak yang berada di lokasi tersebut”

Hari pertama dihabiskan dengan kegiatan persiapan acara pembukaan dan bersilaturahmi dengan para Ketua RW setempat. Dimana terdapat 6 RW dan 18 RT. Hari kedua di isi dengan pembukaan secara resmi kegiatan, dimana yang memberi sambutan pertama yaitu dari Kemahasiswaan AMIK BSI Tasikmalaya Miftah Farid Adiwisastra, dilanjutkan dari LPPM AMIK BSI Tasikmalaya Tuti Alawiyah, dan dari perwakilan Ds. Wakap dari Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) Enyang, dilanjutkan dengan penyuluhan/pelatihan mengenai Microsoft office word dan excel dimana para aparatur desa dan RT/RW menyambut dengan antusias acara tersebut. Hari berikutnya di isi dengan penyuluhan mengenai teknologi modern kepada para siswa SMA sederajat. Hari keempat di isi dengan penyuluhan mengenai pertanian modern (Hidroponik)  yang di ikuti oleh aparatur desa, RT/RW, dan warga. Kemudian dilanjutkan dengan penyuluhan mengenai perkembangan teknologi dan Internet. Hari terakhir penutupan di isi dengan bersilaturahmi dengan para Ketua RW dan aparatur desa.

Kegiatan ini bukan hanya satu kali kegiatan tapi bersifat continue, dimana setiap anggota SENAT bergantian mengunjungi Ds. Wakap supaya apa yang kami bagikan benar-benar bermanfaat bagi warga Ds. Wakap khususnya bagi aparatur Desanya.

Sumber : News.bsi.ac.id

Tuesday, March 27, 2018

AMIK BSI Tasikmalaya Sukses Gelar Wirausaha bagi Santri

Rate this posting:
{[['']]}

Dosen AMIK BSI Tasikmalaya, Bambang Kelana memberikan pembekalan berwirausaha bagi santri Ponpes Daarul Mutta'alamin.

REPUBLIKA.CO.ID, TASIKMALAYA -- Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) AMIK BSI Tasikmalaya sukses menyelenggarakan workshop wirausaha bertema "Workhsop Jualan Barang di Internet".

Workshop yang diadakan  di Pondok Pesantren Daarul Mutta’alamin, Lewosari,  Kelurahan  Bantarsari, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat  ini diselenggarakan selama dua hari, 24 – 25 Januari 2018. Workshop itu menampilkan wirausahawan yang juga dosen AMIK BSI Tasikmalaya.

Salah satunya, Ai Ilah.  menjelaskan, acara ini untuk memberikan pengetahuan mengenai pemanfaatan internet dengan baik. Menurutnya, saat ini banyak kasus yang terjadi karena kurangnya pengetahuan menggunakan internet secara positif dan bijak oleh masyarakat. Pemanfaatan  internet dan gadget untuk berwirausaha secara online merupakan  salah contoh penggunaan  internet secara positif.

"Walaupun mereka seorang santri, mereka tetap harus mengetahui perkembangan teknologi saat ini. Sehingga,  mereka dapat memanfaatkan perkembangan teknologi sebagai sumber penghasilan dan membantu perekonomian," kata Ai Ilah.

Selain Ai Ilah, dosen yang menjadi nasrasumber yakni Bambang Kelana Simpony. Bambang menyampaikan mengenai tips-tips membuka usaha di internet, terutama di beberapa online store maupun market place. Selain itu, ia juga memberikan tips memilih jenis usaha, memilih produk ataupun layanan yang akan dipilih untuk memulai berwirausaha.

"Kami berharap para santri juga tidak kalah dalam bersaing di era teknologi yang berkembang saat ini. Mereka juga bisa menjadi orang sukses dalam berwirausaha. Semoga apa yang kami sampaikan dapat memberikan manfaat bagi para santri," kata Bambang.

Sumber : Republika.co.id



Santri Diajarkan Digital Marketing

Rate this posting:
{[['']]}

Santri Diajarkan Digital Marketing

TASIK – AMIK BSI Tasikmalaya menggelar Pengabdian Masyarakat di Pondok Pesantren Darul Muta’alimin Jalan Bantar Kota Tasikmalaya beberapa waktu lalu. Para santri dibekali ilmu e-commerce dan digital marketing.

Kepala Cabang AMIK BSI Tasikmalaya Deddy Supriadi MKom mengatakan melalui kegiatan Pengabdian Masyarakat ini para dosen yang berjumlah delapan orang memberikan pemaparan ilmu mengenai dunia teknologi saat ini. “Tujuannya agar para santri lebih melek teknologi dan memahami perkembangan teknologi, khususnya dalam hal berjualan online,” katanya. Sehingga diharapkan potensi wirausaha santri bisa tergali.

Dalam workshop tersebut santri juga diajarkan mengenai kode etik bermedia sosial dan UU ITE. “Sehingga bisa lebih bijak dalam memanfaatkan perkembangan teknologi,” ujarnya.

Deddy menambahkan peran serta santri dan pesantren dalam menghadirkan penggunaan teknologi informasi yang baik harus lebih ditingkatkan. Kemajuan era digital yang sudah menyentuh hampir seluruh masyarakat harus mendapat pendampingan yang baik agar tidak ada penyalahgunaan.

Sementara itu, kata Deddy, kegiatan Pengabadian Masyarakat ini rutin dilaksanakan tiap semester. “Agar keberadaan AMIK BSI ini bisa terasa manfaatnya untuk masyarakat luas,” pungkasnya. (na)

Sumber : RadarTasikmalaya.com

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More