Wednesday, September 09, 2009

Diperlukan, Sosialisasi Antivirus

Rate this posting:
{[['']]}

Banyak orang, termasuk mahasiswa, ternyata belum paham cara memilih antivirus yang baik. Mereka hanya mendasarkannya pada kemurahan harga atau tren yang belum tentu benar. Kebanyakan pun tidak melakukan trial sebelum membeli. Begitu terungkap dalam talkshow Say yes to online, say no to threat di Universitas Tarumanegara, Jakarta (8/9).

Lalu seperti apa antivirus yang tepat untuk kalangan kampus? Jawabannya, menurut Yudhi Kukuh (Technical Security Consultant, Eset Indonesia), adalah antivirus yang ringan dan bisa melakukan real time scanning saat USB flash disk dicolokkan, juga dapat mendeteksi ancaman baru secara proaktif (ThreatSense Technology dengan Advanced Heuristics System). Ini, “karena komunitas kampus banyak bersentuhan dengan warnet atau kafe Internet atau Wi-Fi gratis dengan lalu lintas Internet yang tinggi sehingga potensi ancaman yang masuk juga lebih banyak,” tutur Yudhi.

“Virus atau ancaman selalu mengincar. Dengan gaya hidup ber-Internet yang salah, potensi ancaman semakin berlipat,” kata Yudhi menekankan pentingnya pemilihan antivirus yang tepat. “Ancaman selalu mengincar website dengan hit tinggi. Game online saat ini juga menjadi sasaran empuk.”

Yudhi lalu membagi tips cara berkomputer online agar aman. Ia menyarankan agar pengguna rajin mengupdate sistem operasi, tidak membuka website yang berpotensi menghadirkan ancaman, misalnya website porno, dan menggunakan software dari sumber yang terpercaya. “Gunakan password yang berbeda untuk setiap akun, jangan mudah percaya terhadap informasi yang diterima via Internet, jangan mengumbar informasi sensitif (personal) di Internet,” ucapnya.

WIEK

$6.00 Welcome Survey After Free Registration!
Rp.277 Juta Rupiah Dengan Modal 100% GRATIS

0 comments:

Post a Comment

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More