Wednesday, May 20, 2009

Blog Cuma Tren Sesaat?

Rate this posting:
{[['']]}

Rata-rata blogger di Indonesia hanya bertahan tidak lebih dari dua tahun saja. Lalu apakah ini menjadi indikasi kalau dunia blogging hanya menjadi tren sesaat saja?

"Tidak. Blog itu bukan tren sesaat karena tingkat bertahan seorang blogger ditentukan oleh motivasi dari masing-masing personalnya saja," tangkis penggiat blog Ndorokakung kepada okezone, usai konferensi pers Survei Blogger Indonesia 2009, di Jakarta, Selasa (19/5/2009) malam.

Malahan, menurut pria yang bernama asli Wicaksono ini, dua tahun adalah waktu yang cukup lama bagi seorang blogger yang tergolong muda. Karena menurutnya, anak muda gampang jenuh dan sering berpindah ke tren baru yang lebih populer.

Saat ini, anak muda Indonesia sedang kegandrungan layanan blogging yang sifatnya sangat simpel seperti, Facebook, Plurk, ataupun Twitter. Selain sebagai tren baru, menulis singkat dengan 140 karakter merupakan sesuatu yang lebih mudah dilakukan.

"Saya melihat layanan itu bukan sebagai suatu ancaman. Melainkan sebuah teknologi yang bermanfaat dan bisa saling menunjang," tukas pria yang baru saja meluncurkan sebuah buku tentang blog.

Dia juga menyadari, kalau kebanyakan blogger yang mampu bertahan sangat lama, bahkan bisa di atas tiga tahun, adalah orang-orang yang sudah memasuki usia 30 tahun. Saat itu, keinginan untuk menulis sesuatu di blog merupakan suatu kewajiban.

"Akan tetapi, pertumbuhan blogger bisa menjadi lambat, atau malah cepat. Tergantung dari mana, kita memosisikan blogger itu. Karena bisa jadi, orang yang lebih aktif di Plurk atau Twitter bisa disebut blogger," tandasnya. (srn)

3 comments:

Kalau menurut saya bukan termasuk tren sesaat, karena blogging merupakan kegiatan yang bersifat global.
seperti apa yang ditulis diatas, mereka akan tetap melakukan aktivitas blogging tapi dengan metode yang lebih ringkas dan tidak merepotkan. :D

Salam hangat :D

betul bgt bro Denny, sya stuju banget. thank's dh komen..

untuk blog pribadi mungkin bisa disebut sesaat pak, tapi untuk yang mengandalkan blog sebagai mata pencaharian beda lagi :-)

Post a Comment

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More