Monday, December 01, 2008

Teroris Mumbai Gunakan Google Earth

Rate this posting:
{[['']]}


Para teroris yang melakukan serangan di wilayah Mumbai, India, memang ahli dalam urusan teknologi. Menurut penyelidikan yang dilakukan kepolisian Mumbai, teroris menggunakan Google Earth untuk mempelajari keadaan wilayah target penyerangan.
Seperti dilansir PC World, Senin (1/12/2008), dari hasil pemeriksaan seorang tersangka yang tertangkap, polisi juga menyimpulkan para teroris sangat ahli menggunakan teknologi seperti telepon satelit dan global positioning system (GPS).

Namun, polisi mengungkapkan teroris hanya menggunakan informasi peta yang sama dengan peta pariwisata, dan bukan peta yang memuat kekuatan pertahanan India atau tempat-tempat sensitif. Peta yang digunakan teroris hanya memuat tempat pariwisata tentang lokasi dua hotel, dan rel kereta.
Bukan hanya menggunakan Google Earth, para pelaku juga memanfaatkan teknologi seperti layanan microblogging dan surat elektronik alias e-mail dalam aksinya.
Google earth sebenarnya telah mendapat berbagai kecaman dan kritikan, termasuk dari mantan presiden India APJ Abdul Kalam. Pada tahun 2005, Kalam mengingatkan peta digital yang tersedia pada Google Earth dapat disalahgunakan oleh para teroris. Terbukti saat ini teroris memang menggunakan peta digital tersebut.
Tak hanya India, China juga telah mengeluhkan Google Earth yang dapat membahayakan posisi pertahanan negara. Pasalnya Google earth menyediakan fasilitas untuk mengetahui lokasi-lokasi strategis militer China.
Sebelumnya dikabarkan, pada drama penyanderaan selama 62 jam di Hotel Taj Mahal, India, pekan lalu, 195 orang dilaporkan tewas, sementara korban luka hampir 300 orang. Dari jumlah korban tewas, sebanyak 22 di antaranya merupakan warga asing dan 17 polisi India.
Teroris melakukan penyerangan di 10 titik, termasuk stasiun kereta api, rumah sakit, dan tempat-tempat yang banyak disinggahi warga asing. (srn)


0 comments:

Post a Comment

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More